Kisah Nabi Isa al-Masih, Maryam dalam Al-Quran

Izuan
nabi isa

Nabi Isa ialah salah seorang utusan Allah tergolong dalam Rasul Ulul Azmi. Tidak mempunyai bapa, lahir daripada seorang wanita mulia pilihan Allah, bernama Maryam. Golongan Kristian menggelarnya Jesus dan ada yang menganggapnya sebagai tuhan.

Untuk lebih memahami kisah nabi Isa, saya sarankan baca dahulu artikel tentang Maryam Binti Imran.

Kelahiran Nabi Isa

Peristiwa kelahiran Isa a.s ini terakam dalam Surah Maryam ayat 16-30.

Dan bacakanlah (wahai Muhammad) di dalam Kitab Al-Quran ini perihal Maryam, ketika dia memencilkan diri dari keluarganya di sebuah tempat sebelah timur. (16)

Maryam Didatangi Malaikat Jibril

Kemudian Maryam membuat dinding untuk melindungi dirinya dari mereka maka Kami hantarkan kepadanya: Roh kami(Jibril) lalu ia menyamar diri kepadanya sebagai seorang lelaki yang sempurna bentuk kejadiannya. (17)

Maryam berkata: Sesungguhnya aku berlindung kepada (Allah) Ar-Rahman daripada (gangguan) mu kalaulah engkau seorang yang bertaqwa.(18)

Dia(Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku pesuruh Tuhanmu, untuk menyebabkanmu dikurniakan seorang anak yang suci”. (19)

Maryam bertanya (dengan cemas): Bagaimanakah aku akan beroleh seorang anak lelaki, padahal aku tidak pernah disentuh oleh seorang lelaki pun, dan aku pula bukan perempuan jahat?”(20)

Nabi Isa sebagai rahmat dari Allah

Ia menjawab: “Demikianlah keadaannya tak usahlah dihairankan; Tuhanmu berfirman: Hal itu mudah bagiKu; dan Kami hendak menjadikan pemberian anak itu sebagai satu tanda (yang membuktikan kekuasaan Kami) untuk umat manusia dan sebagai satu rahmat dari Kami; dan hal itu adalah satu perkara yang telah ditetapkan berlakunya. (21)

Maka Maryam mengandung, lalu ia memencilkan diri dengan kandungannya itu ke sebuah tempat yang jauh. (22)

Maryam bersalin

(Ketika ia hendak bersalin) maka sakit beranak itu memaksanya (pergi bersandar) ke pangkal sebatang pohon tamar (kurma); ia berkata alangkah baiknya kalau aku mati sebelum ini dan menjadilah aku sesuatu yang dilupakan orang dan tidak dikenang-kenang! (23)

Lalu ia diseru dari sebelah bawahnya:” Janganlah engkau berdukacita (wahai Maryam), sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan di bawahmu sebatang anak sungai. (24)

Dan gegarlah ke arahmu batang pohon tamar itu, supaya gugur kepadamu buah tamar yang masak. (25)

Maryam membawa bayi kembali ke kaumnya

Kemudian baliklah ia kepada kaumnya dengan mendokong anaknya mereka pun menempelaknya dengan berkata: Wahai Maryam! Sesungguhnya engkau telah melakukan suatu perkara yang besar salahnya! (27)

Fitnah Terhadap Maryam

” Wahai saudara perempuan Harun, bapamu bukanlah seorang yang buruk akhlaknya, dan ibumu pula bukanlah seorang perempuan jahat!” (28)

 Maka Maryam segera menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata (dengan hairannya): “Bagaimana kami boleh berkata-kata dengan seorang yang masih kanak-kanak dalam buaian?” (29)

Nabi Isa berkata-kata ketika bayi

Ia(Nabi Isa) menjawab:” Sesungguhnya aku ini hamba Allah; Ia telah memberikan kepadaku Kitab (Injil), dan Ia telah menjadikan daku seorang Nabi. (30)

Dalil Nabi Isa Sebagai Nabi dan Rasul

Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya ialah seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (Surah Al Ma’idah ayat 75)

Ia menjawab:” Sesungguhnya aku ini hamba Allah; Ia telah memberikan kepadaku Kitab (Injil), dan Ia telah menjadikan daku seorang Nabi. (Surah Maryam ayat 30)

Mukjizat Nabi Isa

1. Diturunkan Kitab Injil kepada Baginda

…dan Kami iringi lagi dengan Nabi Isa ibni Maryam, serta Kami berikan kepadanya: Kitab Injil; (Surah al-Hadid ayat 27)

2. Menyembuhkan orang buta dan penyakit sopak

dan (ingatlah ketika) engkau menyembuhkan orang buta dan orang sopak dengan izinku(al-Maidah ayat 110)

3. Nabi Isa Berkata-kata ketika bayi

Ia(Nabi Isa) menjawab:” Sesungguhnya aku ini hamba Allah; Ia telah memberikan kepadaku Kitab (Injil), dan Ia telah menjadikan daku seorang Nabi. (Surah Maryam : 30)

12 Sahabat Nabi Isa

Berdasarkan maklumat yang diperolehi dari pakar-pakar sejarawan seperti Ibnu Kathir, Imam Qurtubi, serta kitab-kitab Qisasul Anbiya’ telah dijelaskan bahawa Nabi Isa Al-Masih (Jesus Christ) mempunyai 12 orang sahabat. Dalam Quran mereka digelar sebagai Al-Hawariyun (الحواريون)

Firman Allah berkaitan keimanan anggota Al-Hawariyun dalam Al-Quran:

  • “Dan (ingatlah) ketika Aku (Allah) ilhamkan kepada orang-orang Hawariyiin (sahabat-sahabat Nabi Isa): “Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada RasulKu!”, Mereka menjawab: “Kami telah beriman,dan saksikanlah, bahawa sesungguhnya kami orang-orang Islam (Muslim) (yang menyerah diri kepada Allah)”.
  • “Dan (ingatlah) ketika orang-orang Hawariyun berkata: “Wahai Isa ibn Maryam (Nabi Isa)! Dapatkah kiranya Tuhanmu menurunkan kepada kami satu hidangan dari langit?” Nabi Isa menjawab: “Bertaqwalah kamu kepada Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman”.
  • “Mereka menjawab: “Kami hanya ingin hendak makan dari hidangan itu (untuk mengambil berkat), dan supaya tenang tenteram hati kami,dan juga supaya kami mengetahui dengan yakin, bahawa sesungguhnya engkau telah berkata benar kepada kami, dan supaya menjadilah kami orang-orang yang menyaksikannya sendiri”.
  • “Isa ibn Maryam (itu pun berdoa kehadrat Allah)berkata: “Ya Allah,Tuhan kami! Turunkanlan kiranya kepada kami satu hidangan dari langit,untuk menjadi perayaan bagi kami, iaitu bagi kami yang ada hari ini dan bagi orang-orang kami yang datang kemudian, dan sebagai satu tanda (Mukjizat) daripadaMu (yang menunjukkan Kebesaran dan KekuasaanMu), dan kurniakanlah rezeki kepada kami, kerana Engkau jualah sebaik-baik Pemberi rezeki”.
  • “Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, kemudian sesiapa yang kufur ingkar sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyeksanya dengan azab sengsara yang tidak pernah Aku timpakan kepada sesiapapun di alam ini”.

(Surah Al-Maaidah ayat 111-115)

Nabi Isa Diancam Bunuh

Nabi Isa menyeru Bani Israel supaya menyembah Allah SWT dan jangan menyekutukan-Nya seperti dijelaskan melalui ayat Allah SWT yang bermaksud: “Wahai Bani Israel! Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, bahawa sesiapa mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain, maka sesungguhnya Allah haramkan kepadanya syurga dan tempat kembalinya ialah neraka serta tiadalah seorang penolong pun bagi orang yang berlaku zalim.” (Surah Al-Maidah, ayat 72)

Namun, Nabi Isa a.s telah difitnah oleh orang yahudi yang ingkar dengan ajaran baginda dan menginginkan baginda dijatuhi hukuman bunuh oleh penguasa Rom.

Nabi Isa Diangkat ke Langit

Nabi Isa tidaklah dibunuh mahupun disalib seperti dakwaan orang-orang Kafir. Adapun orang yang mereka salib ialah orang yang bentuk dan rupanya diserupakan oleh Allah SWT seperti Nabi Isa as.

dan kerana ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putera Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahawa yang mereka bunuh itu ialah Isa. (Surah An Nisaa’:157)

Dalil Hadis Nabi Isa Masih Hidup

“Tidak ada seorang nabi pun antara aku dan Isa dan sesungguhnya ia benar-benar akan turun (dari langit), apabila kamu telah melihatnya,maka ketahuilah;bahwa ia adalah seorang laki-laki berperawakan tubuh sedang,berkulit putih kemerah-merahan. Ia akan turun dengan memakai dua lapis pakaian yang dicelup dengan warna merah,kepalanya seakan-akan meneteskan air walaupun ia tidak basah”. (HR Abu Dawud)

“Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat,sehingga turunlah Isa Ibn Maryam ,maka berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi) : “ Kemarilah dan imamilah shalat kami”. Ia menjawab;”Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada umat ini (umat Islam)”. (HR Muslim & Ahmad)

Tempat turun Nabi Isa

“Isa ibn Maryam akan turun di ‘Menara Putih’(Al Mannaratul Baidha’) di Timur Damsyik”. (HR Thabrani dari Aus bin Aus)

Nabi Isa Membunuh Dajjal

Ketika Nabi Isa AS turun ke dunia, Dajjal sedang menuju ke Bait al-Maqdis (palestin). Kemudian, mereka bertemu di sebuah pintu yang dinamakan pintu Lud (لد). Apabila Nabi Isa AS melihat Dajjal, beliau terus membunuhnya dengan menggunakan pedang sambil berkata:

إِنَّ لِي فِيكَ ضَرْبَةً، لَنْ تَسْبِقَنِي بِهَا

Maksudnya: “Sesungguhnya bagiku kepada engkau satu pukulan yang mana dengan pukulan ini kamu tidak akan dapat melepaskan diri daripadaku”.

Riwayat Ibn Majah (4077). Syeikh al-Arna’uth mengatakan
sanadnya dhaif dan al-Albani menilai hadith ini sebagai dhaif.

Nabi Isa Perang Yakjuj dan Makjuj

“Allah mengutuskan Yakjuj dan Makjuj. Mereka akan bertebaran dari segala keturunan. Maka kalangan awal mereka melalui Tasik Tiberias lalu meminumnya. Kemudian lalu yang akhirnya, lalu berkata, dahulu terdapat air di kawasan ini.

Mereka mengepung Nabi Isa A.S dan pasukannya sehingga nilai kepala lembu bagi mereka lebih tinggi dari 100 dinar, (keadaan lapar yang amat). Nabi Isa A.S dan pengikutnya memohon doa dari Allah, lalu Allah turunkan bala sehingga mereka mati sekali gus. Kemudian Nabi Isa dan pengikutnya turun, tidak ada sehasta pun tanah melainkan dipenuhi bangkai dan bau Yakjuj Makjuj.

Nabi Isa dan pengikutnya memohon doa dari Allah, lalu diutuskan burung berleher panjang menyambar bangkai mereka dan diturunkan hujan yang sangat lebat sehingga membersihkan bumi dari segala kotoran mereka. Kemudian dikatakan pada bumi tumbuhlah buahanmu dan kembalikan berkatmu. Dalam keadaan demikian, tuhan utuskan angin lembut mengambil nyawa setiap orang beriman dan Islam. Maka yang tinggal hanyalah manusia-manusia jahat saling bertelagah sesama sendiri. Maka ketika itu berlakulah kiamat.”

[Hadis Riwayat Muslim]

Nabi Isa Pemimpin Yang Adil

“Demi yang diriku berada ditanganya,sesungguhnya Ibn Maryam hampir akan turun di tengah-tengah kamu sebagai pemimpin yang adil,maka ia akan menghancurkan salib,membunuh babi,membunuh anjing ,menolak upeti,melimpahkan harta sehingga tidak seorangpun yang mau menerima pemberian dan sehingga satu kali sujud lebih baik dari dunia dan segala isinya”

(HR. Bukhari,Muslim,Ahmad,Nasa’I,Ibn Majah dari Abi Hurairah)

Kewafatan Nabi Isa

Semua yang bernyawa pasti akan mati, begitu juga Nabi Isa as. Setelah menjadi pemimpin yang adil di akhir zaman, dan menyelesaikan tugasnya, Allah SWT akan mewafatkan Nabi Isa. Hanya Allah SWT saja yang tahu bila dan dimana Nabi Isa akan diwafatkan. Setelah wafatnya Nabi Isa as. dunia pun akan kiamat.

Wallahua’lam

rujukan:

  1. https://maktabahalbakri.com/maksud-sebenar-nabi-isa-membunuh-khinzir/
  2. https://ms.wikipedia.org/wiki/Nabi_Isa_a.s.
  3. https://harakahdaily.net/index.php/2019/12/31/nabi-isa-wajib-diimani/
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest
Inline Feedbacks
Lihat Komen Sebelum Ini